Halaman

Jumat, 09 November 2012

Tugas Kuliah Pengembangan Tema 2


BIDADARI KIRIMAN TUHAN

Kehadirannya memang membuat manusia sejagat tak akan pernah lupa akan kasih sayangnya. Wajahnya yang cantik, gerak-geriknya yang anggun, tutur kata lembut juga perbuatannya santun menjadi teladan bagi anak-anak. Siapakah dia ? Ibu adalah sosok yang sangat diidamkan bagi keluarga dimanapun. Pendamping sang ayah inilah seorang yang tak pernah mengeluh bahkan ia malah bahagia dirinya mengandung seorang anak yang memang selalu ia idamkan pula.

Sejak dariku kecil ibu tidak pernah bosan untuk memberi pembelajaran untukku padahal akupun yang diberi pelajaran capek mendengarnya ,sungguh bidadari kiriman Tuhan yang memang diturunkan untuk menjagaku. Waktu sang ibu lima anak ini pun tidak pernah disia-siakan untuk hal yang tidak penting, ia sangat pandai mengatur waktu dan kebutuhan keluarga. Dari kecil aku selalu belajar banyak hal dari mulai pendidikan,keluarga,sahabat,bersenda gurau dan masih banyak lagi. Entah harus berapa banyak yang harus kuceritakan dari ibuku ini karena ia memang benar-benar mengagumkan dari segala hal. Sangat senang rasanya bila sepanjang waktuku dihabiskan dengan ibu,karena perempuan karir ini sangat penyabar dan tidak pernah lelah walaupun aku tahu dari sejak aku kecil dia harus berjuang bekerja menjadi PNS mengabdi untuk negara ini. Sang koki di rumahku ini juga sangat pintar memasak ,masakanya sangat lezat bila ibu yang memasak. Wanita ini pun tidak lupa akan daratan ,selalu menyempatkan untuk menengok orang tuanya yang sekaligus kakek dan nenekku, juga ia mengajarkan agar untuk memberi kepada orang yang membutuhkan. Kudengar ibu bercita-cita untuk naik haji bersama ayah untuk menyempurnakan rukun islam yang kelima itu,sungguh teladan cita-citanya. Akupun selalu berdoa agar cita-cita yang mulia itu agar segera tercapai dan dikabulkan oleh Tuhan dan semoga dipertemukan oleh waktu. Kadang sosoknya yang sudah tercitra kaum lemah ini tidak dihargai oleh lelaki yang merasa derajatnya lebih tinggi ,tapi kurasa teladan keluargaku ini tidak patut ditindas atau bentuk lainnya. Ia juga manusia biasa mempunyai kekurangan dan kelebihan ,syukur adalah salah satu yang ibu ajarkan untuk menjadi orang yang sejahtera.

Ratu di hidupku ini takkan bisa digantikan oleh siapapun,jasanya terlalu sulit untuk dibalaskan dengan apapun. Bagai selembar kertas kosong yang akan kita ukir, ibu selalu menulis,menggambar,melukis dengan berbagai keindahan yang ia punya agar kertas diisi dengan penuh makna. Ibu jangan pernah sia-siakan saat ia hidup karena kelak jika wanita ini telah tiada engkau hanya bisa menyesali perbuatanmu itu.

                                                                                                INDRA.S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar